Seuntai manakib sayyidah Fatimah Az zahra binta رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Seuntai manakib sayyidah Fatimah Az zahra binta رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
🧕🏻A Maghfirati azza wajalla Bunyai Hj Nur Eka Fatimatuzzahro
Jika kamu masuk surga kenalilah pemimpin mu…
Yakni
Sayyidah Khadijah
Sayyidah fatimah
Sayyidah Asiyah
Sayyidah maryam
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَفْضَلُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ: خَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ وَفَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ وَمَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ وَآسِيَةُ بِنْتُ مُزَاحِمٍ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ
حَسْبُكَ مِنْ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ : مَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ ، وَآسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ )
🌺Fatimah adalah anugrah dari Allah untuk para wanita”.
Sayyidatuna Fatimah dilahirkan di rumah yang agung yang berada di Makkah rumah Al-Amien, As-Saadiq. Ibunya, Khadijah binti Khuwailid, wanita yang agung derajatnya dan mulia budi pekertinya. Dia adalah pemimpin wanita Makkah dalam segi kemuliaan, kewibawaan, serta kehormatan, sedangkan ayahnya adalah seorang yang dikenal di kalangan kaum Quraisy As-Saadiq, Al-Amien, dan pemuda paling pintar.
🌺Allah Swt. ingin agar manusia tidak melupakan kelahiran di hari yang mulia. Karena Sayyidatuna Fatimah di lahirkan di hari diperbaruinya Ka’bah “Baitullah”. Karena itu di sini ada rahasia yang agung Allah menjadikan kelahiran Sayyidatuna Fatimah di hari diperbaruinya “Al-Bait/Ka’bah” karena Fatimah adalah Ummu Ahlil Bait. Baitullah dibangun bersamaan dengan kelahiran Ummu Ahlil Bait yaitu Fatimah binti Muhammad. Karena kan keluar darinya keturunan dan keluarga Rasulullah Saw. di hari ini.
🌺Di gelapnya zaman jahiliyah yang menjadikan wanita bagaikan bintang dan budak hawa nafsu, Rasulullah dikaruniai anak perempuan yang mana akan menjadi “Qiblat” dan “Mahkota” para wanita..
🌺Bergembiralah Nabi Saw. dan berkata kepada Sayyidatuna Khadijah “Sesungguhnya dia adalah anak yang cantik laksana angin sepoi-sepoi yang indah dan penuh barokah.”
🌺Sayyidah fatimah az zahra binta Rasulullah
Penghibur nabi
Dari sejak Kecil
Lahir 5 tahun sebelum kenabjan nabi Muhamad saat nabi berusia 35 tahun
Lahir putri Beliau yg bersama fatimatuzzahroh
Hiburan nabi kala itu
Setiap nabi masuk k dalam rumah nya Beliau akan duduk dan memanggil
Yaa fatimah mana fatimah sini nak
Kenapa hanya fatimah Karna pada masa itu putri2 nabi Sdh menikah semua
Belaiu sayang2 Beliau cintai bermain dngn sayyidah fatimah
Sayyidah fatimah Kecil bercerita dan menghibur hati ayahanda
Dalam sebuah riwayat di kisahkan
🌺Sayyidah Fatimah kecil merupakan putri kesayangan Nabi dan hiburan beliau kala itu. Segala penderitaan yang Nabi hadapi seakan terobati dengan kehadiran putri kesayangannya. Dari sekian banyak putri Nabi hanya Sayyidah Fatimah lah yang dapat menghibur hati Nabi, karena putri Nabi selain Sayyidah Fatimah telah menikah kala itu.
🌺Di masa kecil Sayyidatuna Fatimah selalu ikut di belakang ayahnya kemana beliau pergi. Mengikuti ayahnya ketika berjalan di jalan-jalan Makkah, karena kaum Quraisy telah menyakiti Nabi Saw. bahkan mengirim pengintai untuk mengintai Nabi Saw.. Fatimah khawatir dengan keadaan ayahnya. Sayyidatuna Fatimah telah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri kekerasan yang tidak pantas anak sekecil itu melihatnya.
🌺Diriwayatkan suatu ketika Nabi Muhammad diperlakukan sangat buruk oleh kaum Kafir Quraisy. Kebencian mereka terhadap Baginda Nabi telah memuncak. Mereka menyiapkan kotoran unta yang merupakan kotoran dari perut bangkai unta yang telah mati beberapa hari sebelumnya. Mereka hendak melumuri kotoran unta tersebut ke badan Baginda Nabi ketika Nabi melakukan thawaf dan melaksanakan salat di depan Ka’bah.
Tibalah Nabi di hadapan Ka’bah dan melaksanakan salat. Ketika nabi sedang sujud seketika Abu Jahal langsung menjatuhkan kotoran unta tersebut ke atas punggung Nabi hingga berlumurlah kotoran di atas punggung Nabi. Seorang budak perempuan yang melihat kejadian tersebut langsung pergi menuju rumah Baginda Nabi dan memberitahu kejadian tersebut kepada Sayyidah Fatimah. Mendengar hal tersebut Sayyidah Fatimah yang saat itu masih berumur 8-9 tahun langsung bergegas menemui ayahandanya.
Sesampainya di depan Ka’bah Sayyidah Fatimah melihat ayahandanya yang masih sujud telah berlumuran kotoran. Sayyidah Fatimah mendekati ayahnya tanpa memperdulikan bau busuk yang ada, dengan tangan kanannya ia bersihkan kotoran yang ada dibadan ayahnya sementara tangan kirinya ia gunakan untuk mengusap air matanya sendiri yang terus mengalir. Saat itu belum ada perintah untuk keluar dari salat ketika ada najis maka Nabi menyelesaikan salatnya hingga salam.
Seusai salam Nabi sangat bersedih, bukan karena perilaku kaum kafir Quraisy terhadapnya, namun beliau sedih karena melihat putri kesayangannya menangis. Telapak tangan Baginda Nabi yang masih bersih (tidak terkena kotoran karena tertutup ketika sujud) mengusap air mata putri kesayangannya yang terus mengalir deras, sementara putrinya terus membersihkan kotoran yang ada di tubuh Baginda Nabi. Begitu eratnya jalinan cinta seorang ayah dengan putrinya, saling menguatkan satu sama lain
🌺Sayyidatuna Fatimah mendapat julukan dari ayahnya Saw. أم أبيها sebagai ibu bagi ayahnya. Mengapa..?
Karena sepeninggal ibunya yaitu Sayyidatuna Khadijah, Fatimah selalu membantu Rasulullah Saw. dalam segala hal, selalu siap siang dan malam demi kepentingan ayahnya Saw., sampai akhir hayat Nabi Saw. selalu dalam kidmat ayahnya, oleh karena itu Sayyidatuna Fatimah dijuluki “UMMI ABIHA” cukup bagi fatimah julukan tersebut satu kemuliaan dan kedudukan yang tinggi.
Sayyidatuna Fatimah adalah paling miripnya manusia dengan Rasulullah Saw., diriwayatkan oleh Sayyidatuna Aisyah: “Tidak pernah aku melihat manusia yang mirip dengan Rasulullah dalam segi diam, bicara, juga dalam berjalan atau cara duduknya seperti Fatimah binti Muhammad
🌺Para ulama’ berkata bahwa Fatimah tumbuh dengan pertumbuhan yang bagus. Mempersiapkan anak cucu yang ada di rahimnya, dan menumbuhkan sifat keimanan yang kuat. Karena di masa sekecil itu Fatimah menghadapi banyak cobaan yang berat, maka terbentuklah dalam diri Fatimah kepribadian yang kuat dan mandiri, yang mana dengannya memberikan kesiapan atas dirinya untuk mendidik anak-anaknya kelak
🌺Suatu ketika…
Sayyidatuna Fatimah dan Sayyidina Ali mengalami kelaparan yang sangat luar biasa. Yang mana mereka berdua selalu melalui hari-hari mereka dengan tanpa makanan, begitu juga halnya dengan anak-anak mereka.
Ketika mereka mengetahui bahwa Rasulullah mendapatkan bagian dari hasil rampasan perang dan juga banyak mendapat hewan-hewan ternak, maka Sayyidina Ali berkata kepada Fatimah “Berangkatlah kepada ayahmu dan mintalah bagian pada Rasulullah, siapa tahu ayahmu akan memberimu?”
Maka Sayyidatuna Fatimah pergi karena taat atas perintah suaminya, Fatimah menuju rumah sang ayah. Ketika sampai, Sayyidatuna Fatimah berkata “Wahai ayahku, kami telah tertimpa kesusahan dan kelaparan, sudikah engkau memberikan sesuatu kepada kami?”
Rasulullah Saw. menjawab “Wahai putriku, maukah engkau aku berikan lima kalimat yang mana baru saja Jibril mengajarkannya kepdaku, sebagai ganti lima domba yang kau pinta. Sayyidatuna Fatimah berkata “Wahai ayahku, aku lebih memilih kalimat tersebut.“
Subhanallah, kita lihat inilah sayyidah Fatimah yang terdidik di rumah Rasulullah, bagaimana fatimah memilih.
Yang mana Rasulullah memberikan pilihan kepada Sayyidatuna Fatimah, “Apakah engkau memilih lima ekor kambing, atau aku akan mengajarkanmu lima kalimat?”
Fatimah berkata “Wahai ayahku, kalimat yang akan kau ajarkan kepadaku lebih baik dari pada makanan yang akan kau berikan kepadaku.”
Rasulullah berkata “Katakanlah:
Ya Awwalal awwalin
Ya Akhiral akhirin
Ya Dzalquatil matiin
Ya Rahimal masakin
Ya Arhamarrahimin
Wahai Fatimah, ketahuilah sesungguhnya lima kalimat ini lebih baik bagimu.”
Maka Sayyidatuna Fatimah pergi dengan perasaan gembira, ketika Sayyidina Ali melihat Sayyidatuna Fatimah tidak membwa sesuatu, Sayyidina Ali berkta “Wahai istriku, apa yang telah ayahmu katakan kepadamu?”
Sayyidatuna Fatimah berkata “Wahai suamiku, aku telah pergi dengan tujuan dunia dan aku kembali kepadamu dengan membawa akhirat. Aku telah pergi untuk menginginkan sesuatu dari dunia dan aku kembali kepadamu membawa akhirat.”
Maka Sayyidatuna Fatimah pun mengajarkan kepada suaminya kalimat yang baru saja diajarkan oleh Rasulullah Saw.. Yang mana kalimat tersebut termasuk dari doa yang selalu dibaca oleh mereka.
🌺 Sayyiduna Ali bertanya kpd Rasulullah SAW ..”Wahai Rasulullah SAW, siapa yang paling engkau cintai, aku atau Fathimah?”
Rasulullah SAW menjawab: “Fathimah adalah orang yang paling aku cintai sedang engkau lebih mulia darinya.”
🌺Sayyidatuna Fatimah selalu mencari ketawadhuan. Selalu mencari dan mencintai hal-hal yang menutupi apa yang ada pada dirinya dengan di sertai rasa malu dan rendah hati. Karena ini adalah perangai sang ayahanda tercinta Rasulullah SAW
🌺Kehidupan sang bunga pun telah habis dan kini saatnya kembali pada Sang Pencipta, juga mendampingi sang ayah Rasulullah SAW
Sang bunga telah menjalani hidupnya selama 29 tahun. Alangkah agungnya tahun-tahun yang telah ia lalui
🌺Kita seolah-olah sedang memperbincangkan sebuah abad. Seolah-olah kita memperbincangkan seorang yang memiliki banyak jiwa, akan tetapi ia hanya seorang wanita, yang sabar menahan dan mengemban segala macam kesusahan dan kesediha,n juga dipenuhi perjuangan, dipenuhi ilmu, dipenuhi cahaya, dipenuhi sir. Seorang wanita yang telah meninggalkan sesuatu yang sangat agung bagi ummat ini, ia telah meninggalkan “Ahlu Bait Rasulillah”.
Ia meninggalkan keturunan yang suci. Ia meninggalkan sebuah cahaya dan penerang bagi ummat ini. Ia meninggalkan para petunjuk. Ia meninggalkan para penda’i. Ia meninggalkan para penerang dunia sampai hari ini dengan cahaya mereka. Ini semua adalah berkah Sayyidatuna Fatimah, mereka adalah keturunan dan anak cucu Sayyidah Fatimah. Yang mana mereka telah mendapat doa dari Rasulullah Shallallahu ‘Alayh Wa Sallam agar diberi keturunan yang banyak dan selalu di sertai kebaikan yang menjadi petunjuk bagi orang yang mengharap petunjuk.
🌺Seorang Muslimah yang tidak mengenal dan mencintai Fatimah Az Zahra putri Rasulullah, harus dipertanyakan keimanannya. Bagaimana tidak, Az Zahra adalah putri yang sangat dicintai dan mencintai Rasulullah. Tauladan sempurna bagi para muslimah.
🌺 Dalam diri sayyidah Fatimah…
Terdapat pelajaran yang sangat berharga, melihat ikatan cinta yang agung, yang luar biasa, dan murni. Sebuah rasa dan pengorbanan cinta yang semua Murni di landasi karna Allah
Subhanallah…
Semoga qt sebagai wanita bisa mensuritauladani dari pada akhlak sayyidah Fatimah Az Zahra agar kelak qt d kumpulkan bersama dengan رسول الله صلى الله عليه وسلم dan sayyidah Fatimah Az Zahra ….🤲💕💕💕💕
Selamat hari lahir Ya Sayyidatii, Habibatii.. Penghulu rindu bidadari-bidadari surga
يا حُبَابَتِيْ ياسَيَّدَتِيْ يا فَاطمة يابِنْتَ رَسُوْلِ الله صَلاةُالله وَسَلَامُهُ الْاَتَمان الاَكْملَانِ على أَبِيْكِ وَأُمِّكِ وَعَلَى زَوْجِكِ وَعَلَى ابْنَيْكِ وَعَلَى مَنْ وَلَاكم لله..

Comments
Post a Comment